Tampilkan postingan dengan label Kasus HIV/AIDS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kasus HIV/AIDS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Maret 2009

JABAR TERTINGGI KASUS AIDS

Setelah kemarin ada seorang bocah berumur 1,9 tahun meninggal akibat kasus HIV/AIDS di daerah Cilegon, Banten, Propinsi Jawa Barat kini dinyatakan sebagai daerah tertinggi di Indonesia yang terinfeksi virus HIV dan sudah memasuki stadium AIDS. Seperti yang saya kutip dari SINDO 5 Maret 2009, kasus yang terinfeksi virus HIV dan sudah memasuki stadium AIDS di Jabar, tertinggi berada di kota Bandung dengan jumlah AIDS 1.154 kasus serta HIV 601 kasus, disusul kota Bekasi dengan AIDS 405 kasus dan HIV 145 kasus. Khusus untuk Kota Tasikmalaya, kasus yang terinfeksi virus HIV dan sudah memasuki stadium AIDS justru lebih tinggi mencapai 22 kasus dan HIV hanya 17 kasus. Kemudian, di Kabupaten Tasikmalaya yang terinfeksi AIDS enam kasus dan HIV 113 kasus. “Mereka bisa bertahan hidup hanya sampai tiga tahun kedepan,” ujar Media Relation KPA Jabar,Tri Irwanda.

Baca selengkapnya......

Sabtu, 21 Februari 2009

Bocah 1,9 Tahun Meninggal Akibat HIV/AIDS

Sungguh tiada habisnya bila kita membahas masalah yang berhubungan dengan kesehatan tubuh dan penyakitnya. Penyakit-penyakit yang dianggap menjadi penyebab terbesar kematian manusia adalah kanker, jantung dan TBC (tuberculosis).

Tingkat kesadaran masyarakat akan menjaga kebersihan dan kebiasaan-kebiasaan yang dapat menjadi potensi penyebab kita mengidap penyakit menjadi salah satu faktor utama terhadap timbulnya dan menyebarnya penyakit. Seperti kebiasaan merokok, pola makan yang tidak sehat, kurangnya olah raga, istirahat yang tidak cukup, serta kebersihan lingkungan yang tidak dijaga cenderung berpotensi terhadap resiko terkena penyakit.

Namun kasus yang sekarang makin marak yaitu kasus penyakit HIV/AIDS yang penyebarannya makin meluas dan telah mencapai ribuan kasus di Indonesia. Yang lebih tragis yaitu korban yang terkena penyakit HIV/AIDS, bukan hanya orang dewasa saja namun kini para balita pun rawan akan penyakit yang konon belum ada obatnya itu.

Seperti kasus yang terjadi di Cilegon, seorang bayi perempuan berusia 1,9 tahun, warga Merak, Kota Cilegon, Banten kemarin meninggal dunia di RSUD Cilegon. Dugaan sementara, bayi malang yang dirahasiakan identitasnya tersebut tertular HIV/AIDS dari orangtuanya. Direktur RSUD Cilegon Zaenul Arifin mengatakan, pasien HIV/AIDS itu sudah mendapatkan perawatan dari rumah sakit sejak Rabu (18/2) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat dibawa ke rumah sakit, pasien sudah dalam keadaan kritis. “Korban memang sudah terjangkit sejak lama dan biasanya penularannya dari orangtua,” kata Zaenul kemarin (Teguh Mahardika, Koran SINDO 20 Februari 2009).

Sungguh ironis, bayi maupun anak-anak yang tidak berdosa harus ikut menanggung akibat atas apa yang telah diperbuat oleh kedua orang tuanya. Dan satu hal lagi yang lebih penting yaitu kesehatan merupakan anugerah yang paling berharga yang telah Allah kasih kepada kita, maka bersyukurlah kita atas keadaan kesehatan kita saat ini. Amin

Baca selengkapnya......