Tampilkan postingan dengan label Puisi Hari Ini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Hari Ini. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Mei 2009

BERGANTI HARI


Setelah semusim telah kupendam sepucuk kebisuan
Meraung dan meronta dipersimpangan hati, asamu dan citaku
Aku buka kan langit untukmu…..
Aku hamparkan semua kemuliaan diriku, agar engkau melangkah
Segera setelah dustamu membekap jantungku


Semuanya telah berlalu, bersama kehampaan hati
Semuanya telah berganti, bersama hari-hari yang sunyi
Dan… ini saat aku meneruskan asaku

Melanjutkan hidup seperti mimpi kecilku
Yang dulu pernah bersamamu tuk mengisi ruang kosong
Di sudut-sudut kehidupan
Tuk perlihatkan semua hasratku
Dan… ini saat aku menggapai citaku

Baca selengkapnya......

Rabu, 29 April 2009

I've Become LAzy to write Post


MAAF KALO AKHIR-AKHIR INI BANYAK POSTINGAN BASI, KARENA GUE LAGI NGGAK SEMPET BIKIN POSTINGAN.

Mungkin gue isi sama puisi karya gue aja kalee ye ...yang judulnya 'PERJUANGAN KU'

Bila aku hidup dan diberikan sepanjang nafas yang aku inginkan
Mungkin tak kan sanggup isi bumi ini memapahku
Dan bila aku diberikan satu kesempatan oleh Tuhan
Meskipun penuh dera semoga inilah jalan yang sesungguhnya

Aku telah lama hidup dengan cobaan alam
Hingga kadang hinggap pesan kasih dan sayang-Nya dalam lelahku
Bagi ku yang terpenting adalah perjuanganku untuk menggapai semua itu
Walau harus penuh liku dan sandungan batu

Dan aku masih bersyukur
Perjuanganku selama ini perlahan namun pasti
Terdengar oleh Tuhan,
Hingga nafas ku sanggup berdzikir dan berhenti
Oleh satu nyawa yang harus kita syukuri

Baca selengkapnya......

Minggu, 12 April 2009

Kehabisan Kata


Sungguh paras yang engkau sembunyikan neraka ku
Panas semilir memikat raga tanpa peluh membasahi
Teriakan dan desahan yang meronta bujukan maya
Inilah nikmat duniawi….

Surga yang engkau janjikan sungguh jauh
Ku tapak langkah memutar arah, disesatkan gairah
Jalanku yang lurus dihadang angin makian dan lubang-lubang dosa
Seolah berat langkah yang kujejakkan hingga ku menyembah bumi

Aku terdiam disimpang perjalanan
Nafas yang tersisa ku hela sejenak mengingat-Mu
Dari serat ilmu yang disamak dalam buku
Kita gali tumpuan serta tujuan hidup

Aku ingin itu,
Seperti itu …
Hingga ku kehabisan kata


Baca selengkapnya......

Rabu, 08 April 2009

Bumiku diguyur hujan


Siang yang berganti digiring angin dan awan yang bersambutan
Sinaran yang jatuh dipantulkan dedaunan kian meredup
Nyanyian alam terhenti sejenak karena derit teduh di angkasa
Sang dewa telah mulai menabuh butir-butir angin yang disepuh air

Bumi ku yang tampak haus menegadah memanjatkan doa
Namun tak semua mengharap perubahan itu kian nyata
Mungkin hanya di samudera akan kau labuhkan
Biar terbayar harapan dan doamu

Tapi bumi ku diguyur hujan
Telah dua hari lalu negeri kami mendapat berkah-Nya
Jiwa yang gersang kembali teduh
Dendam yang mengakar luluh sudah
Sore itu bumiku diguyur hujan.
Semoga bukan petaka bagi insan yang berdampingan dengan alam.

Baca selengkapnya......

Kamis, 02 April 2009

Barisan-Barisan Mimpi


Yang ku tatap hanya ruang kosong tanpa detak jam
Rasa letih yang kian kunanti menghinggap hingga fajar membuka cakrawala
Tanpa tanya tanpa sapa semua seperti diam tak menghampiri
Berteman sepi bercengkrama dengan sunyi

Langit yang kutatap menolak megaku
Seolah enggan membagi telanjangnya lukisan alam
Malam yang bergulir tanpa derik jangkrik pengantar mimpi
Seolah hilang sudah tempat berpijak hingga kita terbaring lelap

Disini aku seolah-olah menjadi diri sendiri
Diri sendiri yang menguasai
Diri sendiri yang merajai
Menebar jaring-jaring hingga tercipta barisan-barisan mimpi

Baca selengkapnya......

Selasa, 31 Maret 2009

Puisi tentang Anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa


ANUGERAH

Dia yang terhampar bagai kertas putih
Meski kecil bak kerikil pasir
Namun ini adalah anugerah-Nya yang tak terelakkan
Tak pantas tangan manusia untuk menolaknya
bahkan terlalu hina ...

Dia yang membukakan dunia baru
Bagi jiwa yang terlalu memuja dunia
Lewat suaranya, dia menunjukkan pesan
Pesan yang hanya bisa dibaca oleh hati
Hati mereka yang mampu memandang anugerah-Nya

Baca selengkapnya......

Minggu, 22 Maret 2009

SEDIH DAN TAWA ITU …...


Aku yang hidup dikala mentari menyinari dunia, dikala sang bunda membangunkan kita dengan sapa paginya yang penuh kasih dan kelembutan. Ketika nafas kita menghembuskan kehangatan, itulah sapa dari kita kepada dunia dan seisinya….

Sungguh anugerah yang tiada tara yang pernah kita rasa, aku bisa membuka mata dan berlarian riang bak awan yang mengejar perubahan alam ! Penuh kesempurnaan yang telah Engkau ciptakan,Tuhan….

Kadang aku merasa iri dengan makhluk yang bebas mengarungi kehidupan seolah-olah tiada batasan dan beban dalam hidupnya, namun ternyata sang alam tidak semerta-merta membiarkan semua yang hendak dijalaninya. Ada kehidupan lain di luar sana !
Seleksi alam yang terjadi membuat berjuta-juta makhluk tersisih dan tersisa. Dan ada hikmah dari semuanya, bagaimana kita harus bisa untuk bertahan hidup dan menyatu dengan alam ini. Aku yang disini sedang merasakan rintihan, terbaring dan menyaksikan kesunyian yang alam sedang ciptakan untuk aku ratapi dan nikmati !

Aku bingung !!! apa yang harus aku katakan pada mereka yang menungguku dengan lantunan doa & tetesan air mata yang mereka persembahkan untuk menyadarkanku dari putaran waktu. Aku tak kuasa untuk segera menyapa mereka, membagi kembali riangnya hati dengan tatap ramah yang telah aku janjikan.

Baca selengkapnya......

Rabu, 25 Februari 2009

Bukan Dia



Kalau engkau berfikir garis hidup itu ada
Menuntun kita melewati putaran masa
Menceritakan sejarah, mengukir hari esok
Tapi ini aku….

Kalau engkau berfikir takdir itu ada
Membagikan cerita pada tiap yang bernyawa
Menggulirkan siang dan malam, memberikan cinta dan kesedihan
Tapi ini aku….

Bukan dia !
Yang selalu memberikan pilihan
Yang telah singgah dan pergi
Yang mengharap kami kembali
Yang puas atas harapan
Tapi ini aku….

Aku yang talah membuat hitam
Aku yang telah membuat tangis dan tawa
Aku yang talah merasakan detak jantungmu
Aku yang talah berdoa
Bukan dia.…

Baca selengkapnya......

Senin, 26 Januari 2009

DIMANAKAH KAU BERADA

Kini yang tertinggal hanya puing-puing yang telah berkarat oleh rasa
Menunggu disemayamkan oleh sang penjaga hati
Dikedamaian yang tak bertahta namun pernah mencoba menghias hidupmu
Diantara bayangan yang menyilaukan yang pernah alam ini ciptakan

Aku yang tersadar telah tertunduk tiada daya untuk kubisikkan
Memantrai mimpi yang dirajut oleh mahligai dewa-dewi
Yang menarik sukma mereka yang dibalut bayangan nan ayu
Hingga terlelap, tersungkur, terkulai bergelimang dosa

Aku yang akan selalu mencintaimu, dengan damai
Aku yang akan selalu menyayangimu, dengan kasih

Ku coba menarik kembali kekang waktu yang telah berbuat liar
Meninggalkan ku di himpitan waktu, dipermainkan oleh nafsu, cumbu dan rayu
Memalingkanmu dariku hingga setan-setan dari bangsamu mendeklarasikan kemenangan
Putuskan saja, teriaknya
Bubaran saja, perintahnya

Namun sungguh aku yang merasakan kesenangan dari luka yang telah engkau beri
Mencoba kembali membuka bait-bait yang lama tertinggal untuk kita tulis di alam ini
Bersama-sama merekatkan kembali pecahan yang terberai
Karena dihatimu telah terukir nama ku
Begitupun kamu …..

Baca selengkapnya......

Senin, 29 Desember 2008

ENGKAU

Aku yang berjalan tanpa dawai
Menghentak tanpa tandu,
Mengarungi lika-liku alur hidup,
Namun aku berjalan dengan mata hati

Mata hatiku yang mencari,
Kugenggam segenap rasa, asa dan cita-cita
Karena suatu hari engkau kan hadir
Temani aku lalui mimpi
Yang terlukis diseberang renjana
Yang tak teraih oleh jamah ayu bertahta dunia
Saat itu aku dan kamu sebenarnya satu
Untuk disatu ...
Dipadu dari puing-puing persinggahan yang berserakan

Engkau yang berjalan beriring bijak
Menghentak penuh nada syahdu,
Mengarungi lika-liku alur hidup,
Namun engkau butuh aku

Aku yang mau teriris oleh rasa
Rasa yang kupendam dan kian beku
Karena suatu hari engkau kan hadir
Menyelimuti kesendirian yang selama ini kita rasa
Menghangatkan pijar hati dipadu kasih
Sinaran hati dan getar-getar asmara yang kau cipta
Aku dan kamu telah satu
Hanya saja mereka tak tahu ...

Engkau dewiku ...
Berkah bagi hati mereka yang telah engkau singgahi
Abadi bagi tiap belahan jiwa
Karena engkau ....



By cipz
Depok, 14 juli 2008

Baca selengkapnya......

Minggu, 21 Desember 2008

Hasrat Terpendam

Ada waktu yang singgah dilekukan hati
Dengan engkau meredakan nafasku yang terengah
Seperti jiwa yang telah hilang, dan haus merindukan serupa mimpi
Namun hanya berlalu dan terus berlari ...

Menjauh, dan kian jauh
Walau dalam sadar aku dalam genggaman sang bintang
Dan sesekali engkau menggoda, serta memekik memecahkan karang hati
Namun hanya berlalu dan terus berlari ...

Ingin rasanya aku mendekapmu dan takkan kurelakan tuk pergi
Demi tuhan yang telah menciptakan adam dan hawa
Hasrat ini telah terpendam jauh sebelum cinta itu tercipta
Mananti kepastian dari sukma yang memanggil kami

Seperti sebentuk hatimu yang malu selalu tersipu
Akan kubekap dengan kehangatan rasa cinta
Biar kurasa kedamaian menyertai jiwa
Inilah persembahan hatiku, sakitnya dan rindunya hati ini








By cipz
Depok, 19 April 2008,

Baca selengkapnya......