Aku yang hidup dikala mentari menyinari dunia, dikala sang bunda membangunkan kita dengan sapa paginya yang penuh kasih dan kelembutan. Ketika nafas kita menghembuskan kehangatan, itulah sapa dari kita kepada dunia dan seisinya….
Sungguh anugerah yang tiada tara yang pernah kita rasa, aku bisa membuka mata dan berlarian riang bak awan yang mengejar perubahan alam ! Penuh kesempurnaan yang telah Engkau ciptakan,Tuhan….
Kadang aku merasa iri dengan makhluk yang bebas mengarungi kehidupan seolah-olah tiada batasan dan beban dalam hidupnya, namun ternyata sang alam tidak semerta-merta membiarkan semua yang hendak dijalaninya. Ada kehidupan lain di luar sana !
Seleksi alam yang terjadi membuat berjuta-juta makhluk tersisih dan tersisa. Dan ada hikmah dari semuanya, bagaimana kita harus bisa untuk bertahan hidup dan menyatu dengan alam ini. Aku yang disini sedang merasakan rintihan, terbaring dan menyaksikan kesunyian yang alam sedang ciptakan untuk aku ratapi dan nikmati !
Aku bingung !!! apa yang harus aku katakan pada mereka yang menungguku dengan lantunan doa & tetesan air mata yang mereka persembahkan untuk menyadarkanku dari putaran waktu. Aku tak kuasa untuk segera menyapa mereka, membagi kembali riangnya hati dengan tatap ramah yang telah aku janjikan.

0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan kasih komentar Anda disini !!!