Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 April 2009

Account Adsense yang dinonaktifkan (Kecewa Google)


Tujuan awal saya membuat blog/web adalah yang pertama untuk berbagi informasi dengan para pengunjung blog/web. Namun setelah saya banyak membaca dan membeli buku tentang blog/web, ternyata kita dapat menghasilkan uang lewat blog/web yang telah kita kelola.

Saya pun akhirnya tertarik untuk mencoba bergabung dengan program dari Google yang biasa dikenal dengan Adsense. Setelah lumayan agak lama ngelola blog/web pribadi dan postingan yang telah ada juga sudah lumayan banyak akhirnya saya mencoba untuk mengajukan permohonan bergabung dengan program Google Adsense. Setelah kurang lebih seminggu dari status pengajuan akhirnya saya terima email dari Tim Google, yang kurang lebih permohonan atas Account Adsense saya belum bisa diterima.

Setelah berjalan lumayan lama akhirnya saya mencoba mengajukan permohonan tersebut kembali ke Google Adsense namun hasilnya tetap ditolak, sampai saya mengajukan untuk yang ketiga kalinya. Perasaan agak kecewa dan frustasi memang ada, sampai kemudian saat saya membuka blog pribadi saya ada sebuah banner ” Hasilkan uang dari blog Anda. Terbitkan iklan dengan Google AdSense/Make money from your blog. Publish ads with Google AdSense” ditambah ada sebuah box pada tab blog saya dengan tulisan “Uangkan/Monetize”.

Perasaan gembira dan senang hinggap pada diri saya sampai akhirnya saya melakukan klik pada tab tersebut dan mengikuti petunjuk yang diberikan. Akan tetapi ketika saya hendak melakukan “Set up Adsense/Persiapkan Adsense” saya kembali dikecewakan oleh Google karena ada pemberitahuan “The existing AdSense account at cipto.yarso@gmail.com has been disabled. Learn more/Akun AdSense yang sudah ada di cipto.yarso@gmail.com telah dinonaktifkan. Info lengkap”.

Saya bingung, karena setahu saya pengajuan permohonan Account Adsense saya selalu ditolak dan jika permohonan Adsense saya diterima tentu ada pemberitahuan juga melalui email untuk melakukan aktivasi account tersebut tentunya. Saya melakukan crosscheck pada email saya ternyata tidak ada suatu pemberitahuan bahwa saya telah memiliki Account Adsense sedangkan pemberitahuan di blog saya ternyata Adsense saya telah dinonaktifkan tanpa pemberitahuan dan informasi sebelumnya. Aneh bukan?

Baca selengkapnya......

Kamis, 26 Maret 2009

Sarjana Muda


Berjalan seorang pria muda dengan jaket lusuh di pundaknya
Disela bibir tampak mengering terselip sebatang rumput liar
Jelas menatap awan berarak, wajah murung semakin terlihat

Dengan langkah gontai tak terarah, keringat bercampur debu jalanan
Engkau sarjana muda, resah mencari kerja mengandalkan ijazahmu
Empat tahun lamanya bergelut dengan buku, tuk jaminan masa depan

Langkah kakimu terhenti di depan halaman sebuah jawatan
Terngiang kata tiada lowongan untuk kerja yang didambakan
Tak peduli berusaha lagi namun kata sama kau dapatkan
..........................................................................................
(lyric Sarjana Muda by Iwan Fals)


Penggalan lyric diatas setidaknya menggambarkan keadaan kami dan teman-teman sarjana yang sekarang sedang dilanda kegelisahan dan (hampir) menjadi pengangguran. Apa yang salah dengan sitstem pendidikan di negeri ini?
Apa yang bisa kami harapkan dengan “ilmu” yang telah kami dapatkan?
Apa yang bisa kami harapkan dari hidup kami?

Orang bodoh kalah dengan orang pintar,
Orang pintar kalah dengan orang beruntung, dan
Orang beruntung kalah dengan orang bijak.

Bagaiman menurut Anda ?

Baca selengkapnya......

Rabu, 25 Maret 2009

Kecanduan Dollar (Hati-hati dengan Imperialis Modern)


Bentang 50 menjurus bintang, tiada lautan banyak daratan
Dipisahkan akal dan akhlak yang mendewakan kertas disepuh angka nol dan sekian
Lagu yang mereka dendangkan me-nina bobo’kan penghuni seberang
Telanjang, terlelap tanpa tahu arti aral hendak mengekang

Di negeri itu banyak “pahlawan” ,
Pahlawan yang tamak, memenangkan perang bak seekor singa “jantan”
Yang dipimpin anak keturunan kera dari teori evolusi, bukan keturunan Adam
Sungguh kami semua yang terlalu bodoh untuk diperdaya oleh “Tuhan Mereka”

Daratan kami pun tercemar, bahkan bukan hanya kami
Negeri-negeri dimana orang berperikan suci pun tergoyahkan
Pesona dan rayuan lebih gombal dari setan
Menutup mata keadilan yang kita semua tegakkan ....

(By cipz)

Itulah sebuah isi hati yang saya lukiskan dalam barisan puisi atas krisis ekonomi global yang terjadi di negeri orang tapi imbasnya hampir ke semua negara. Saya kadang sampai terheran-heran sama perilaku masyarakat kita yang (terlalu) mendewakan Dollar Amerika, ingin bukti ?

Waktu saya diajak teman saya melakukan penagihan ke toko-toko di Dusit Mangga Dua ada salah satu toko yang kami tagih ternyata salah satu uang (USD) tersebut ada yang terkena tinta atau ada bercak tinta yang nempel di uang tersebut dan teman saya pun langsung komplain ke toko tadi bahwa salah satu uang USDnya ada yang “cacat”. Rata-rata transaksi disana memang menggunakan kurs USD karena kebanyakan barang impor, tapi tidak semua produk yang dijual disana adalah produksi Amerika kan? Disana juga banyak produk buatan Korea dan China, lalu kenapa pembayaran harus selalu berpatokan dengan USD?

Langkah kerja sama bilateral currency swap arrangement (BCSA) antara negara Indonesia dan Pemerintah China senilai 100 miliar renminbi semoga membawa dampak postitif bagi kedua negara sekawasan ini terhadap kondisi perekonomian yang sekarang sedang dilanda krisis keuangan global dan mengurangi ketergantungan kita terhadap Dollar Amerika.

Baca selengkapnya......

Rabu, 18 Maret 2009

Inikah “Tuhan Yang Nyata”

Gue kadang nggak habis fikir sama cara berfikir kedua orang tua gue yang notabene adalah contoh sekaligus sosok yang mendamaikan. Namun malah sebaliknya, gue mungkin salah satu anak yang kurang menghargai kedua orang tua gue tapi sekali lagi semua itu bukan kemauan gue tapi justru dari sosok merekalah yang membentuk dan “membatu” tanpa saling menyadari cara berfikir.

Lalu bagaimana gue bisa dapat suatu berkah dari Tuhan yang Maha bijaksana ? jika seorang anak yang berusaha ingin berbakti dan lebih, harus dipancing serta di lelahkan oleh tindakan-tindakan konyol yang diperlihatkan (entah sengaja atau tidak) kedua orang tuanya ! Sungguh dosa hamba yang berlimpah bukan amal dan kebajikan yang menggunung, hinalah hidup sudah dan lengkaplah semua penderitaan ini kepada makhluk (yang katanya paling sempurna).

Apakah gue bukan orang beragama sehingga harus diperlihatkan suatu bentuk “kekuasaan-Nya” ? justru hidup gue yang semakin hari semakin menunjukkan kerugian yang sangat disesalkan untuk dilanjutkan. Bukan ajaran yang harus diungkapkan dan diterapkan namun harus melihat suatu kekonyolan dari sesuatu “yang didambakan” yaitu seorang ibu. Tidak ada suatu kehalusan tutur dan perilaku yang diperlihatkan, namun seorang makhluk seperti gue yang notabene masih belum punya dosa harus menerima dan merasakan “kelembutan dan kehangatan maya” yang diciptakan seorang “Tuhan Yang Nyata”.

Tapi nyata-nyata menyakiti kehidupan yang tak terlintas diceritakan oleh-Nya. Hanya sebagian dan hampir semakin menghancurkan dunia yang semakin sempit ini. Gue ingin bertanya sekali lagi kepada Tuhan, “Jika pantas hamba akan rela asalkan selalu mendapatkan ridho-Mu”

Baca selengkapnya......

Sabtu, 07 Maret 2009

Koq gampang marah ???

Hello everybody ...
Gue punya cerita neh, mengenai teman gue yang gampang banget ngambek sama marah-marah enggak jelas. Gue sebagai temannya kadang merasa serba salah dan enggak enak kalau misalnya mau bercanda atau ngobrol ini itu takutnya ada sesuatu yang bakalan bikin dia jadi merasa tersinggung gitu. Tapi memang dia punya prisip “kalau misalnya kamu dicubit sakit maka kamu jangan cubit” artinya dia tuh enggak pernah mau ikut-ikutan atau bahkan duluan ngledek orang karena dia berprinsip pada kalimat tadi.

Suatu ketika pernah kita lagi nongkrong di loby kampus sama teman-teman yang lain terus tiba-tiba ada yang mulai ledek-ledekan, ya biasalah anak kampus apa saja bisa dijadikan bahan buat dibahas bareng-bareng. Pertama teman gue tuh mulai kena ledekan tapi dia tetap stay cool, mungkin karena teman gue yang dengan gaya stay cool itu masih menganggap wajar ledekan dari teman gue yang lain jadi ya no problem. Dasar teman-teman yang lain (gue anggap emang jago baget bikin jengkel orang) akhirnya teman gue yang stay cool pun jadi naik pitam dan mulai enggak karuan sampai-sampai kami semua pada ketakutan dan merasa bersalah. Untung teman saya yang gampang marah tersebut tetap menganggap semuanya itu cuma sebagai candaan buat bahan ngobrol, tapi menurut gue memang bercandanya sudah kelewatan banget dan benar juga kalau dia sampai marah.

Sebenarnya dia anak yang baik, sopan, santun dan selalu bisa menempatkan diri sama siapa saja alais fleksibel. Kalau kita enggak dekat memang bakalan nyangka kalau dia itu orangnya pemarah dan enggak ramah tapi memang pepatah “don’t look the book just from the cover” ada benarnya juga.

Mohon partisipasinya agar gue terutama dapat memberikan masukan yang berharga bagi teman gue yang gampang marah maupun bagi teman-teman gue yang suka ngeledekin orang kalau bercanda !!!

Baca selengkapnya......

Rabu, 17 Desember 2008

Mahasiswa Oh Mahasiswa

Anda semua tentu bangga kan karena anda ternyata mampu untuk menuntut ilmu sampai kejenjang kuliah ? Sekarang anda bukan lagi disebut siswa/siswi melainkan dipanggil sebagai mahasiswa.

Tentu jika anda sadar dan berfikir, membutuhkan suatu pengorbanan dan biaya yang tak sedikit untuk menempuh pendidikan sampai ke jenjang kuliah. Pengorbanan dari orangtua yang telah mengeluarkan biaya semesteran yang tiap tahun naik agar anda bisa tetap meneruskan kuliah, mendapatkan ilmu yang bermanfaat kelak dan memiliki kehidupan yang lebih baik.

Namun ironinya, mahasiswa yang dikenal oleh banyak orang sebagai calon intelektual muda ini justru bersikap tidak intelek. Coba anda lihat, banyak kasus kerusuhan antar mahasiwa satu kampus yang lain jurusan saling tawuran, tawuran antara mahasiswa yang beda kampus, bentrok antara mahasiswa dengan pihak aparat, bentrok antara mahasiswa dengan masyarakat sekitar.

Semenjak Pemerintahan Orde Baru digulingkan oleh para mahasiswa pada tahun 1998, undang-undang tentang kebebasan berpendapat, berserikat, dan berkumpul menjadi suatu hak yang seolah-olah selalu dapat menyelesaikan suatu masalah, artinya jika ada suatu kebijakan dari pemerintah yang tidak populer maka ramai-ramai mahasiswa turun ke jalan, berorasi, membakar, bahkan merusak fasilitas-fasilitas umum. Mareka para mahasiswa menuntut untuk membatalkan kebijakan tersebut demi kepentingan rakyat.

Sedikit-sedikit demonstrasi, sedikit-sedikit bentrok dengan aparat. Kenapa kita sebagai mahasiswa harus selalu mengeluh setiap ada suatu kebijakan dari pemerintah yang diambil, kenapa kita sebagai mahasiswa bukannya duduk bersama dengan damai mencari suatu solusi jenius bersama atas kebijakan yang akan diambil pemerintah ? Tanpa harus turun ke jalanan yang malahan dapat menimbulkan kemacetan, beresiko terhadap keamanan dan kenyamanan para pengguna yang lain, mengorbankan waktu orang lain.

Kebebasan adalah hak setiap orang, akan tetapi kebebasan bukan berarti bertindak sebebas-bebasnya. Sikap saling menghargai dan toleransi yang tinggi merupakan suatu tindakan yang lebih bijaksana.

Baca selengkapnya......