Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Juli 2009

RAHASIA BISNIS YAHUDI


Yahudi, Pengendali Ekonomi
Siapa dalang dibalik sistem perekonomian global yang rapuh ? Beberapa kalangan menjawab dengan tesis bahwa kerapuhan ekonomi dunia akibat monopoli dan economic derivative. Sebagian kalangan lain merujuk pada lemahnya pengawasan meskipun konsep ekonomi global adalah kapitalisme. Namun, dibelakang itu sebetulnya ekonomi global sekarang ini dikuasai oleh segelintir kelompok yang memiliki akses dan kemampuan mengatur dan membolak-balikan keadaan ekonomi semudah membalik telapak tangan, salah satunya dikuasai oleh kalangan Yahudi.

Perlu ditegaskan bahwa Yahudi merupakan entitas yang merujuk pada salah satu kultur peradaban besar dunia, sebuah ras, dan agama langit. Israel kini perlu didudukan sebagai entitas bangsa, terlepas dari kedaulatannya menimbulkan kontroversi. Adapun yang berkembang terutama dalam persepsi publik adalah Yahudi yang disamaratakan dengan Zionisme. Padahal, itu tidak selalu benar. Zionisme merujuk pada gerakan politik dan ideologi yang dikembangkan oleh Theodor Herzl (1897), mantan wartawan yang ahli berdiplomasi. Zionisme salah satunya pada awalnya bertujuan untuk memiliki teritori setelah melewat fase-fase pengusiran dengan berusaha kembali memiliki kedaulatan wilayah, salah satunya sebagaimana yang terjadi di Palestina. Meskipun kini menjadi ideologi okupasi dan ekspansi bukan hanya teritori, hal ini juga mempengaruhi terhadap tata kehidupan dunia. Pemahaman yang campur aduk dan cenderung emosional serta sektarian sering mengaburkan kenyataan bahwa Yahudi ditempatkan dalam definisi melulu negatif, padahal justru Zionisme modern. Adapun Yahudi sebagai entitas ras dan peradaban sama seperti yang lain.

Sebagai contoh meksi Ahmadinejad menentang habis holocaust sebagai mitos Eropa, di Iran komunitas Yahudi ditempatkan terhormat sebagai ahli kitab yang dilindungi sebagai warga negara sejak dulu kala dan ditegaskan pasca-Revolusi Islam Imam Khomaeni. Kemampuan Yahudi menguasai dunia salah satunya ditentukan dengan kemampuannya dalam menguasai bisnis dunia sehingga berlaku ungkapan, menguasai bisnis dan perekonomian sama saja dengan menguasai dunia.

Fakta-fakta penguasaan bisnis ini didukung dengan kapitalisasi aset, jaringan, dan semua bentuk usaha. Tokoh-tokoh bersar seperti bankir keluarga Rothschild semula memulainya dari Mayer Amschel Rothschild (1743-1812) yang memiliki kemampuan pengelolaan keuangan sehingga menjadi salah satu bankir terbesar yang pernah ada. Kemampuan menciptakan imperium bisnis keluarga Rothschild hingga kini bukan hanya memonopoli perbankan dunia, tetapi juga bidang yang lain. Salah satunya adalah emas dunia dimana keluarga Rothschild menjadi salah satu pihak yang memiliki kemapuan mengontrol harga emas meski emas itu ditambang di Indonesia. Tidak salah jika keluarga Rothschild kini dikenal sebagai Raja Bisnis Yahudi (hal 139).

Tokoh Yahudi lain yang kini menjadi rujukan bisnis dunia adalah Bill Gates, Roman Abramovich, Rupert Murdoch, George Soros, hingga Walt Disney. Dari core bisnis tokoh-tokoh tersebut, kemampuan Yahudi menguasai bisnis dan perekonomian dunia menjadi wajar. Bagaimana tidak, dari mulai perbankan, peranti lunak dan teknologi informasi, olahraga dan energi, media, industri keuangan sampai hiburan nyaris dikuasai secara monopolis. Kesemua bidang tersebut akhirnya dipakai sebagai posisi tawar dan berdiplomasi sehingga secara teori, gabungan kekuatan tersebut sulit untuk dipatahkan.

Lantas apa yang membuat Yahudi seperti ini? Buku karangan Anton Ramdan berusaha memotret fakta tersebut. Penulis mengatakan, motivasi material dan nonmaterial menjadi roh Yahudi menguasai bisnis dunia (hal 43). Motivasi material berbentuk pada syahwat dominasi ekonomi. Sedangkan motivasi nonmaterial berwujud pada naluri penguasaan dunia. Karena itu pengarang mengatakan bahwa semua daya dan tipu daya dilakukan untuk mewujudkan kedua motivasi tersebut. Salah satunya bersinergi dengan kekuasaan dan politik global.

Hadar (2009) menjelaskan untuk memuluskan politik sinergis dengan kekuasaan, misalnya, bisa dilihat dalam kultur polotik modern Amerika Serikat. Yahudi di Amerika Serikat memiliki organisasi kuat, American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), yang memiliki hampir 60.000 staf. Kemampuan lobi AIPAC bukan hanya mampu menekan kebijakan Pemerintah AS, terutama dalam isu-isu Israel, bahkan mampu menentukan siapa Presiden AS. Tidak mengherankan jika kemudian George W Bush yang sangat membela Israel disebut sebagai “sahabat terbaik yang pernah dimiliki Israel di Gedung Putih” (Gehriger dalam Hadar, 2009).

……………(Herdis Herdiansyah, Manajer Riset Pusat Kajian Strategik dan Pertahanan (CSDS), Pascasarjana UI, pada Koran SINDO 9 Juli 2009)


Baca selengkapnya......

Sabtu, 20 Juni 2009

Uang baru pecahan Rp2.000 ,-

Kabarnya Bank Indonesia (BI) akan mengeluarkan uang baru pecahan Rp2.000,-. Kalau memang benar demikian maka akan makin besar saja nominal mata uang Indonesia. Efeknya tentu saja secara tidak langsung akan membuat biaya produksi sampai harga pokok penjualan tentu akan semakin tinggi. Bayangkan saja, pecahan terkecil dari mata uang kita adalah Rp100,- sedangkan harga jual kena pajak biasanya memiliki nominal pecahan (misal Rp7.945,-)tentu hal tersebut akan menguntungkan pihak-pihak penjual dengan adanya pembulatan.


Coba bayangkan jika ada pembulatan Rp5,- dikalikan dengan 1000 orang pembeli setiap hari ??? Saya rasa kebijakan pemerintahan kita kurang menghargai arti akan pentingnya uang serta asas keadailan dan kejujuran dalam dunia perniagaan. Apabila ada terjadi pemborosan dan ketamakan maka bukan hal yang mustahil suatu saat negeri kita bakalan diperbudak oleh uang, uang dijadikan pelegal dan penghalal segala cara.

Sekarang saya ingin bertanya kepada siapapun yang telah menyempatkan untuk membaca postingan ini, pernah tidak suatu ketika kita belanja di Minimarket (Indomaret,etc) atau di Supermarket ketika kita menerima uang kembalian ada permen yang oleh sang kasir dijadikan sebagai pengganti dari uang Rp100,- ???

Dan efek yang lain adalah kita akan semakin kurang menghargai akan nilai dari mata uang kita sendiri. Sebagai contoh adalah harga sebenarnya dari sebutir permen adalah variatif, ada warung yang menjual 3 permen dengan harga Rp5.00,- dan tentu kita sebagai konsumen yang saat itu membutuhkan permen mau tidak mau harus menerima dengan harga yang menurut saya “memaksa” dan tidak adil.

Surga dan Neraka memang jauh, namun jika sifat tamak, rakus dan ketidakadilan pelan-pelan mulai menghinggapi masyarakat kita, apa yang akan terjadi pada sesuatu yang kita makan nanti. Apakah menjadi berkah atau laknat ?

Baca selengkapnya......

Minggu, 03 Mei 2009

Mencermati Hegemoni Yahudi




Ada sebuah ulasan yang menarik untuk dicermati dan dipahami dari buku yang berjudul ‘Rahasia Bisnis Yahudi’ yang ditulis oleh Anton A. Ramdan, S.Si. terbitan Zahra, Jakarta.

Harus diakui, saat ini, di antara bangsa-bangsa di dunia, Yahudi memiliki kekuatan binis yang lebih unggul. Semua orang mengetahui kehebatan bisnis orang-orang Yahudi di setiap negara yang mereka tempati. Mereka selalu bisa beradaptasi untuk menjalankan bisnisnya. Seiring bisnis yang mereka jalani lebih hebat dibanding bisnis yang dilakukan oleh orang-orang asli atau pribumi.

Penulis buku ini, Anton A. Ramdan, mengatakan bahwa bangsa Yahudi memiliki hegemoni yang sangat kuat, bahkan bisa dibilang merajai bisnis seluruh dunia. Apalagi pasca Perang Duna II, sepak terjang para pebisnis Yahudi terlihat semakin menjadi-jadi. Perusahaan demi perusahaan meraka bangun hingga akhirnya menjadi kerajaan bisnis yang luas hingga setiap negara di dunia. Berbagai bidang bisnis pun meraka kuasai, dari bisnis retail, barang tambang, industri, perbankan hingga teknologi mutakhir.

Di setiap bidang bisnis, selalu orang Yahudi yang berjaya. Dan tidak hanya lahan bisnis, para pebisnis Yahudi juga mengendalikan berbagai institusi pendukung bisnis, seperti IMF dan World Bank. Lebih nekat lagi, mereka pun berani mempengaruhi institusi politik apa pun taruhannya asalkan bisa mendukung kemajuan bisnis meraka. Contohnya Amerika Serikat. Melalui negera ini, para pebisnis Yahudi mampu mempengaruhi institusi politik berkelas internasional lainnya, seperti IMF dan World Bank.

Kaum Yahudi dapat melakukan itu semua karena mereka memiliki satu sistem bisnis dan ikatan kebangsaan yang lebih kuat dari bangsa mana pun. Mereka memiliki suatu sistem bisnis buatan sendiri yang kemudia disebarkan ke seluruh negara di dunia, dengan harapan bangsa-bangsa lain tunduk di bawah sistem tersebut.

Secara nalar, jika bangsa Yahudi merupakan pembuat sistem bisnis yang kini berlaku di seluruh dunia, maka pastinya merakalah yang paling jago menjalankan sistem ini. Contohnya sistem perbankan dengan riba (bunga). Sistem riba merupakan sistem bisnis terkuat yang dimiliki oleh tangan-tangan bisnis bangsa Yahudi. Sistem ini diperkuat dengan adanya ikatan kuat diantara mereka, yang tidak lain adalah ikatan berdasarkan ras atau etnis yang terjalin sejak dahulu kala ketika peradaban mereka terbentuk.

Ketika Nabi Muhammad diutus oleh Tuhan ke tanah Arab, di sana sudah hidup dan menetap orang-orang Yahudi. Kehidupan bisnis di Madinah dikuasai oleh bangsa Yahudi. Komoditas-komoditas penting mereka kuasai. Mereka juga memberi dana pinjaman dengan riba kepada kabilah-kabilah Arab yang sedang berperang dan tentu juga dengan jaminan. Biasanya, dana tersebut digunakan untuk membiayai semua keperluan peperangan. Hal ini sangat merugikan kabilah-kabilah Arab yang sedang berperang. Sebab, mereka harus mengembalikan dana yang dipinjamkan oleh kaum Yahudi tersebut. Dengan demikian, tidak mengherankan bila kondisi sosial dan ekonomi bangsa Arab ketika itu sangat memprihatinkanbakibat praktik riba yang dijalankan oleh orang Yahudi. Keadaan ini sangat menguntungkan kaum Yahudi, karena dengan itu mereka dapat mengendalikan bisnis dan perpolitikan di Madinah.

Tampaknya, kedigdayaan Yahudi semakin menjadi-jadi pada abad ke-19 hingga saat ini. Motivasi meraka tidak saja meraup materi, tetapi juga nonmateri. Di saru sisi, mereka berjuang sekuat tenaga untuk mendapatkan uang. Di sisi lain, mereka berjuang untuk menguatkan fanatisme ras. Kedua motivasi tersebut saling melengkapi dan saling mendukung. Motivasi seperti inilah yang membentuk kekuatan mereka sehingga mampu mendirikan sebuah imperium bisnis di mana-mana.

Kelompok mayoritas dari orang-orang Yahudi yang bermotivasi ganda ini kemudian dikenal dengan nama zionis. Kelompok zionis ini memiliki banyak sumber daya manusia (SDM) berkelas internasional. Tidak hanya pebisnis, tetapi juga para politikus, dokter, ekonom, penulis, jurnalis, teknokrat, dan beragam profesi lainnya. Para tokoh berpaham zionisme inilah yang berusaha dengan segala cara untuk menggenggam dunia dan memainkannya sesuka hati mereka.

Etinis Yahudi hidup menyebar di berbagai penjuru dunia. Mereka hidup dan tinggal di berbagai negara di semua benua: Amerika, Eropa. Australia, Afrika, dan Asia. Penyebaran orang-orang Yahudi di berbagai wilayah dunia turut membawa penyebaran bisnis mereka ke berbagai negara yang mereka tempati.

Dengan jaringan bisnis waralaba (franchise) dan Multi Level Marketing (MLM), Yahudi telah melebarkan sayap bisnisnya ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Perusahaan-perusahaan milik orang Yahudi antara lain General Electric, Carrefour, Nestle, Caltex, Exxon, Coca-Cola Company, dan McDonalds. Tidak lupa pula dengan perusahaan telepon genggam terlaris, Nokia, yang didirikan oleh keturunan Yahudi, Frederick Idestam.

Hampir di semua aspek Yahudi menguasainya. Dalam media massa, Yahudi telah menguasai American Broadcasting Companies (ABC), Columbia Broadcasting System (CBS), National Broadcasting Companiy (NBC), The New York Times, The Wall Street Journal, dan The Washington Post. Dunia hiburan nomor satu sejagat bernama Hollywood juga dikuasai oleh mereka. Sebut saja produser san sutradara film seperti Steven Spielberg, Wiliam Selig, Jesse Lasky, Samuel Goldwyn, dan Adolph Zukor. Di dalam bisnis penerbitan, Yahudi juga menunjukkan dominasinya, seperti Random House, Simon&Schuster, dan Time Book,inc. Ketiga penerbit ini mempunyai jaringan yang luas dan kuat. Dengan penguasaan media, Yahudi dapat mengengalikan opini publik di media cetak maupun elektronik.

Penulis buku ini mengingatkan bahwa ada satu hal yang mesti dipahami oleh pembaca bahwa Zionisme mempunyai tim yang ditugaskan untuk melakukan lobi ke lingkaran elite negara. Tim ini bertujuan agar semua rencana bisnis zionis dapat berjalan lancar. Di Amerika Serikat, kaum zionis memiliki tim lobi khusus yang dikenal dengan sebutan AIPAC (American Israel Public Affairs Committee). AIPAC sangat berpengaruh terhadap pengambilan kebijakan di kongres Amerika. Tidak hanya itu, mereka pun mengendalikan PBB, IMF, dan World Bank. Mereka memainkan pasar modal dan uang, misalnya, apayang dilakukan oleh George Soros, seorang Yahudi, dalam meluluhlantakkan perekonomian Asia dengan berspekulasi di pasa mata uang. (M Iqbal Dawami, Staf Pengajar STIS Magelang, SINDO 3 Mei 2009)

Tragis bukan ! pantas saja dulu Adolf Hitler dengan tentara NAZI mati-matian mencari orang-orang Yahudi untuk dibunuh dan diusir dari Jerman.

Baca selengkapnya......

Jumat, 24 April 2009

Obama lebih membela CIA


Sebelum-sebelumnya dalam postingan saya sudah pernah membahas bahwa sebetulnya pemerintahan Obama itu tidak akan membawa pengaruh yang signifikan bagi bangsa manapun. Amerika sebagai negara adikuasa masih memperlihatkan kesombongannya karena ketika negara tersebut terbukti berbuat salah masih tetap melakukan pembelaan dan yang lebih parah lagi tidak mau tahu.

Desakan para Aktivis HAM (human rights) untuk mempidanakan agen CIA pun tidak ditanggapi oleh Obama yang hidup di negara (yang katanya) paling menjunjung HAM di dunia. Tapi apakah itu berlaku ketika ‘manusia-manusia’ mereka terbukti gagal dan salah? Tidak, pemeritahan Obama justru menyemangati mereka (CIA).

Dalam pidatonya di kantor pusat CIA, Langley, Amerika, Presiden Obama mendapat sambutan meriah. Berikut petikan pidato dari Presiden Obama di kantor pusat CIA, “Jangan berkecil hati atas apa yang terjadi pada beberapa pekan terakhir. Jangan patah semangat karena kita mengetahui bahwa kadang kita membuat sejumlah kesalahan dan itulah cara kita belajar,” papar Obama (SINDO, Rabu 22 April 2009)

Kita garis bawahi kata ‘…kita membuat sejumlah kesalahan dan itulah cara kita belajar’. Ternyata cara belajar warga Amerika terutama pemimpin-pemimpin disana memakai metode ‘manusia percobaan’. Kenapa saya memakai kata manusia percobaan, bukan kelinci percobaan? Tentu kalian bisa menemukan jawabannya sendiri.

Pantas saja Presiden Soekarno, presiden pertama kita pernah bilang “GO TO HELL WITH YOUR AID”, your disini adalah Amerika. Makanya Pak Soekarno pada masa jabatannya dipenuhi intrik dan kudeta. Pada postingan saya yang berjudul (ketik pada kolom pencari/search: ‘Menggugat Para Penjarah Ekonomi’) memberikan bukti bahwa negara/kepala pemerintahan yang tidak pro dengan Amerika akan digoncang terus mulai dari percobaan pembunuhan, sabotase, perang antar suku, penjarahan ekonomi, dan masih banyak akal licik dari Amerika.

Semoga mata, pikiran dan hati kita kembali terbuka untuk waspada terhadap dukungan maupun bantuan dari negara adikuasa (Amerika) tersebut. Dan semoga kuasa Tuhan dapat menghancurkan ketidakmanusiawian mereka. Amin

Baca selengkapnya......

Selasa, 21 April 2009

Durban Review Conference (DRC) di boikot Amerika (AS) dan Israel


Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Durban Review Conference(DRC) yang akan menggelar konferensi Antirasisme rencananya akan tidak dihadiri oleh Amerika (AS) dan aliansi utamanya yaitu Israel. Konferensi antirasisme yang akan digelar nanti dianggap oleh Amerika (AS) hanya akan digunakan untuk mengkritik Israel yang telah menjadi sekutu utamanya.

Tentunya tindakan Amerika tersebut terlalu kekanak-kanakan sebab pada konferensi seperti ini saja melakukan walked out seperti yang telah dilakukan seperti dalam Konferensi Dunia tentang Rasisme di Durban, Afrika Selatan,2001. Jelas Amerika nyata-nyata menerapkan standar ganda pada kebijakannya untuk melindungi sekutunya dan kepentingan-kepentingan kapitalisme.

Pemerintahan Obama ternyata hamya sebuah pemanis dan penghibur bagi rakyat Amerika dan dunia luar. Kita tidak tahu bahwa kebijakan-kebijakan yang dibawa masih tetap sama saja, bedanya pemerintahan sebelumnya (George W. Bush) suka menindas, otoriter, dan arogan.

Karena Amerika saat ini dalam keadaan krisis perekonomian dengan Barack Obama sebagai presidennya maka dunia luar agak ‘tersanjung’ (tertipu) dengan tampang polosnya. Amerika mulai menjajaki dan (pura-pura) bersahabat dengan negara-negara muslim, dan negara di kawasan Amerika Selatan seperti Cuba.

Coba kalau Amerika lagi nggak kena krisis ekonomi, pasti kemarin sudah ngadu Korea Selatan untuk berperang melawan Korea Utara dengan alasan (basi) pemakaian senjata pemusnah massal, nuklir, dan bla bla bla…….dan bakalan serius mencari dukungan kemana-mana dengan PBB sebagai ‘pelegal’ atas tindakan arogansi Amerika.

Mudah-mudahan semua orang dapat semakin paham dan tahu akan akal bulus Amerika dan tidak lagi tertarik untuk ikut-ikutan.

Baca selengkapnya......

Senin, 20 April 2009

F1 Grand Prix Shanghai, China


Akhirnya hari ini gue bisa nonton balap jet darat paling bergengsi di jagat ini. Race yang dilaksanakan pada hari Minggu, 19 April 2009 di Shanghai, China sungguh sangat menarik untuk ditonton. Arena lintasan yang diguyur hujan menjadi daya tarik tersendiri untuk balap kali ini, ada sekitar tiga pembalap yang terpaksa tidak finish lantaran masalah pada mesin, sistem aerodinamika, dan kecelakaan.

Pada awal balapan sudah diiringi dengan Safety Car (SC) yang mengiringi para pembalap F1 di lap yang kedua. Hal tersebut tentu lebih dikarenakan kondisi lintasan yang gerimis dan basah sehingga mengakibatkan tidak sedikit dari pembalap F1 yang keluar dari lintasan karena selip pada ban akibat pengereman.

Terlepas dari konflik diffuser yang diterapkan oleh beberapa konstraktor balap seperti Brawn Mercedes, langkah sejumlah pembalap andalan seperti Lewis Hamilton (McLaren Mercedes), Kimi Raikkonen ( Ferrari) agaknya semakin berat dan cukup jauh untuk menyusul poin ketertinggalan dari perolehan poin pembalap Brawn GP, Jenson Button, dan R. Barichello.

Namun pada race kali ini tim dari RBS Renault, Sebastian Vettel berhasil memenangi balapan dan berhak naik podium yang disusul oleh rekan se-timnya, M. Webber dan J. Button di posisi ketiga. Gue pun harus menelan kekecewaan karena tim kebanggaan gue sendiri (Ferrari) harus puas finish di urutan ke-10. Nasib,,, nasib

Baca selengkapnya......

Jumat, 10 April 2009

Partainya SBY unggul di berbagai kota

Hasil atas perhitungan cepat (Quick Count) yang telah dilakukan oleh berbagai lembaga survey seperti LSI (Lembaga Survey Indonesia), LP3ES, Puskaptis, Cirus, dan LSI (Lingkaran Survey Indonesia) menunjukkan Partai Demokrat yang diketuai oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengungguli partai-partai besar lainnya seperti PDIP dan Golkar.

Metode yang digunakan berdasarkan sampel di ribuan TPS (Tempat Pemungutan Suara) dengan tingkat kesalahan (Margin of error) antara 1%-3%. LP3ES menggunakan metodologi yang sudah diterima oleh internasional dengan margin of error tidak lebih dari 1% pada tingkat kepercayaan 95%.

Hasil tersebut tentu bagi para pemimpin tokoh partai seperti Soetrisno Bachir (PAN), Wiranto (Hanura), Jusuf Kalla (Golkar), dan Tifatul Sembiring (PKS) harus berlapang dada namun harus tetap optimis. Berbeda dengan pimpinan dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang menyatakan dirinya kurang percaya dengan hasil quick count dari lembaga survey. Menurut dirinya, partai yang dipimpinnya banyak memperoleh suara di daerah-daerah sehingga beliau kurang percaya dengan hasil survey tersebut.

Baca selengkapnya......

Senin, 06 April 2009

Sudah siapkah kita dengan Pemilu ?


Pemilu legislatif tinggal 3 hari lagi, selama tiga hari tersebut merupakan masa tenang bagi partai politik untuk tidak melakukan kegiatan promosi dan orasi. Namun demikian kegiatan penyaluran logistik Pemilu oleh KPU tingkat pusat belum menunjukkan kesiapan yang matang karena ada materi seperti surat suara, dan kotak suara yang belum merata sampai ke tingkat kabupaten.

KPU sendiri telah menetapkan batas akhir pengiriman logistik Pemilu selesai pada H-30 sebelum Pemilu namun kenyataannya pada H-3 seperti sekarang ini, penditribusian logistik tersebut belum selesai sehingga banyak pemilih terdaftar yang dikhawatirkan tidak bisa ikut memberikan suaranya.

Bahkan PPK di Bogor menyerah karena kewalahan dalam menditribusikan logistik pemilu yang karut-marut. Banyak daerah yang kekurangan kotak suara dan berinisiatif untuk membuatnya dari kardus/kertas karton. Hal tersebut dapat menjadi polemik karena apabila kondisi pada daerah tertentu sedang musim hujan maka dikhawatirkan kardus yang pada dasarnya terbuat dari kertas, akan rusak. Yang kedua adalah kardus tidak mungkin bisa digembok sehingga dikhawatirkan azas Pemilu yang lansung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Baca selengkapnya......

Jumat, 03 April 2009

Apakah suku bunga bank akan turun ?


Setidaknya itulah pertanyaan besar bagi para pencari dana pinjaman terutama dari personal maupun corporate. Karena sudah selayaknya bank di saat seperti sekarang ini lebih menggiatkan usahanya dalam penyaluran kredit. Seperti kita ketahui bahwa Indonesia memiliki pangsa pasar yang luas bagi para investor maupun pengusaha lokal untuk menjadikan bisnisnya semakin maju dan berkembang.

Namun tentu prinsip kehati-hatian bagi pihak bank juga harus dilakukan dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah dibuat oleh perbankan. Jangan sampai kasus seperti kredit macet pada tahun 1997/1998 bakal terjadi lagi. Patut kita berikan apresiasi kepada pemerinah melalui Bank Sentral (BI) yang pada awal bulan lalu telah menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 7,75% dari sebelumnya 8,25%.

Penurunan tersebut merupakan sebuah rangsangan bagi perekonomian kita yang sedang terkena dampak krisis ekonomi global yang berawal dari Amerika (AS). Dan kalau saya amati kondisi perekonomian kita relatif stabil dan kuat dengan adanya cadangan devisa negara yang cukup serta iklim politik, dan keamanan yang kondusif, turut menjadi indikator dalam berinvestasi.

Hampir dalam sepekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan rata-rata 2,2%. Ditambah lagi dengan penguatan mata uang rupiah terhadap kurs dolar Amerika (USD) merupakan faktor yang cukup penting bagi bank untuk mempertimbangkan penurunan suku bunganya.

Faktor inflasi juga sangat signifikan mempengaruhi penurunan suku bunga, namun BI Rate seharusnya mampu menekan suku bunga perbankan di Indonesia secara efektif sebagai acuan suku bunga perbankan.

Indikasi BI Rate akan kembali dipangkas kemungkinan besar akan kembali dilakukan, mengingat indikator-indikator pemengaruhnya menunjukkan sinyal yang baik. Semoga kita semua bisa saling menjaga kepercayaan, karena itikad baik dalam kontrak kedua antarpihak merupakan dasar yang utama.

Baca selengkapnya......

Operasional Bank tutup pada Tanggal 9 April 2009


Seperti kita semua ketahui bahwa pada bulan April, Indonesia akan mengadakan hajatan nasional, yaitu Pemilu tahap I yang akan memilih calon-calon anggota legislatif sebagai perwakilan untuk duduk sebagai anggota MPR, DPR, dan DPRD.

Oleh karena itu, sesuai dengan keputusan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai penetapan pelaksanaan Pemilu 9 April 2009 mendatang maka kegiatan operasional bank, baik Bank Indonesia di kantor pusat maupun di kantor perwakilan daerah serta bank-bank komersial akan tidak beroperasi. Dan akan beroperasi secara normal pada Senin, 13 April 2009.

Keputusan tersebut tentu membawa maksud tersendiri karena dengan ditetapkannya tanggal 9 April 2009 sebagai hari libur maka pemerintah telah memberikan Hak Asasi kita untuk memilih maupun dipilih dalam pemilu.

Dan semoga kita dapat turut berpartisipasi dalam mensukseskan Pemilu nanti dengan menjadi pemilih yang cerdas dalam memilih calon-calon pemimpin yang akan mewakili dan benar-benar memperjuangkan aspirasi rakyat.

Sukses selalu

Baca selengkapnya......

Senin, 30 Maret 2009

Klaim Asuransi Penerbangan MANDALA AIR Sulit

Saya ingin kembali menyajikan berita sekaligus informasi untuk pembaca semuanya mengenai susahnya klaim atas Asuransi Mandala Air yang terjadi belum lama ini. informasi tersebut saya dapat dari rekan milist (sdr Henri" ) yang kurang lebih seperti berikut:

Terkait dengan postingan sebelum2nya mengenai dunia penerbangan Indonesia.
Ternyata betul bahwa management asing tetap tidak menjadikan pelayanan yang baik.
Jika postingan terdahulu membahas mengenai keterlambatan saat ini saya ingin membuka wacana mengenai klaim asuransi kenyamanan dan bagasi.
Disebutkan bahwa klaim kenyamanan akan diberikan jika ada keterlambatan 2 jam sebesar Rp 200.000,-.
Saat ini menggunakan mandala wajib ikut asuransi reservasi via call center (setiap reserv via call centre selalu include asuransi), sebelumnya menjadi pilihan penumpang mau atau tidak menggunakan asuransi.
Tanggal 8 maret 2009 rute jogja - jakarta RI343 kode PELEGR pukul 6.10, delay hingga pukul 8.10. Tepat 2 jam, berarti kami mendapat penggantian sebesar Rp 200.000,-.
Istri saya klaim ke mandala office bandara Soeta. Ternyata sulit sekali untuk klaim, prosedur yang berbelit yaitu kami diharuskan klaim sendiri ke asuransi penanggung. Di MANDALA hanyalah mengisi formulir klaim saja. Semakin tidak nyaman kami, ketika harus membayar asuransi namun sulit ketika klaim.
Perlu diketahui bahwa saya bekerja di sebuah asuransi juga, alangkah sedihnya, ketika bisnis asuransi sedang berkembang baik namun ternoda lagi dengan sulitnya prosedur klaim padahal persyaratan telah dipenuhi. Isi form klaim, boarding pass, tiket.
Perusahaan asuransi kami juga bekerja sama dengan beberapa coorporate, klien kami semua membantu nasabahnya dalam urusan klaim. nasabah hanya isi form dan berkas nasabah dikirim oleh klien ke pihak asuransi. Istilah kata nasabah tinggal tunggu hasil. Sangat berbeda dengan MANDALA AIR yg sedang melakukan perubahan.
Tidak pernah dijelaskan bahwa kami harus klaim sendiri hanya tertera di keterangan blkg form klaim (kami tdk pernah tahu jika tdk klaim). Kami jadi merasa semakin tidak nyaman meski ditanggung ASURANSI KENYAMANAN DAN BAGASI MANDALA AIR.
Mudah2an ada member milis ini di jajaran management MANDALA.
Terima kasih

Baca selengkapnya......

Kamis, 26 Maret 2009

Kompetisi Sepatu Paling Bau di Vermont, AS


Ada sebuah event di salah satu kota di Amerika Serikat, dimana pada event tersebut mengadakan suatu kompetisi yang bisa menjijikan dan bisa-bisa membuat muntah para penontonnya, yaitu kompetisi sepatu paling busuk di Amerika Serikat (AS).

Dan hebatnya seorang bocah berusia tujuh tahun telah berhasil memenangkan kompetisi tersebut (luar biasa). Anak itu, Joshua Boothe, mengalahkan enam pasang sepatu bau lainnya di National Odor–Eaters Rotten Sneaker Contest Ke-34 di Vermont (Koran SINDO, 26 Maret 2009)

Hadiah yang patut diboyong oleh sang juara selain sebuah piala emas, perjalanan mahal ke New York dan suplai dari Odor–Eaters, ada juga cek senilai USD2.500. Tapi kira-kira cek sebesar itu apakah akan digunakan juga untuk membeli sepasang atau bahkan 10 pasang sepatu baru?

Baca selengkapnya......

Jumat, 20 Maret 2009

Internet Explorer 8 (IE 8)

Ternyata Internet Explorer 8 sudah sampai tahap Release Candidate 1. saya pun ikut coba versi ini melalui CD bundling yang disertakan pada Tabloid Pcplus 329 yang telah saya beli sebelumnya.

Hasilnya menurut saya memang lumayan bagus dari versi sebelumnya, yaitu dengan fitur tab yang lebih baik, yaitu beberapa tab yang bisa dikelompokkan menjadi satu grup dengan cara seret (drag) suatu tab ke grup.

Loading tab yang lumayan lebih cepat karena dalam Interner Explorer 8 ini ada fitur yang menangani masalah crash sehingga tab lain tidak terganggu.

Namun ada beberapa kelemahan menurut saya pada Internet Explorer versi ini yaitu beberapa adds-on ada yang tidak bisa diintegrasikan seperti web print dari printer yang saya pakai. Padahal pada Internet Explorer yang saya pakai sebelumnya adds-on tersebut bisa terintegrasi dengan browser.

Baca selengkapnya......

The Election 9th April 2009


As we known Indonesia that has 220 million of population which any culture, religion, and traditional languages in the future will hold an election. There are 44 party join in election later. Technically the election later different than before, the paper will be not get hole to make a choice as what election do before, now it is more different and simple. We just make checklist of one the number party, name of figure, or number of figure on the paper.

More party with new vision and politic issue interesting to be watching and listening, how they overcome many problems like global crisis, healthy, education, will be their title to get a voice. I hope more people be smarter chooser because usually party peoples just in talk, no in action and its make more loss to Indonesia.

Baca selengkapnya......

Minggu, 15 Maret 2009

Hadiah 250 Ribu Dollar AS untuk Pembuat Conficker

Mudah-mudahan Anda tidak terserang virus Conficker (Downadup) yang sempat membuat banyak domain menjadi tidak aktif. Sehubungan dengan Conficker, ada tawaran menarik dari Microsoft.

Raksasa software ini menyediakan hadiah uang sebesar US$ 250.000 bagi siapa pun yang bisa menemukan sumber Conficker. Microsoft, begitu pernyataan perusahaan tersebut, ingin membantu otoritas menangkap para kriminal yang terlibat. Sebab meluncurkan kode ke dunia luas dikategorikan sebagai “serangan kriminal”

Anda tertarik? Silakan telusiri penulis Conficker. Namun menurut Greg Rattry (Chief Internet security advisor di ICANN), cara terbaik untuk mengalahkan botnet potensial seperti Conficker/Downadup adalah melalui kerjasama antar komunitas sekuriti dan Domain Name System. Karena itu, selain Microsoft, organisasi yang terlibat dalam upaya kolaboratif ini adalah ICANN, Afiliasi, Public Internet Registry, Global Domains International inc., M1D Global, AOL, Symantec, F-Secure, ISC, para peneliti dari Georgia Tech, Shadowserver Foundation, Arbor Networks dan Support Intelligence.

Omong-omong, ini bukan pertama kalinya Microsoft menawarkan hadiah uang untuk menangkap penulis worm/virus. November 2003, mereka mengumumkan hadiah uang untuk menemukan penulis worm Blaster dan Sobig. Januari 2004, giliran penulis MyDoom.B yang dicari. Setelah itu, Mei 2004, giliran sumber worm Sasser . (wiek)
(Pcplus 03-16 Maret 2009)

Baca selengkapnya......

Minggu, 08 Maret 2009

Celana Jins Rp18 juta

Sering tidak kita memperhatikan dan membandingkan penampilan diri kita sendiri dengan cara berpakaian, dandanan dan style orang lain? Pasti sering kan, karena memang sudah tabiat dan “penyakit” manusia yang selalu ingin menjadi yang terbaik dan perfect.

Kadang kita melihat ada seseorang yang punya wajah yang pas-pasan tapi gaya dan penampilannya keren banget lantaran segala yang dipakainya bermerek terkenal. Namun ada berita yang menghebohkan dari Inggris, dimana salah satu rumah mode Prancis yang bernama Balmain baru-baru ini mengeluarkan sebuah celana Jins Balmain seharga £1,060 atau senilai kurang lebih Rp18 juta. Menurut desainer Balmian, Cristophe Decarnin maengatakan bahwa harga celana jins tersebut menyimbolkan kerja keras perusahaan mereka.

Ada beberapa detail khas pada celana Balmain berwarna putih ini yaitu nuansa yang khas pengendara sepeda motor dengan memberi aksen pada bagian atas lutut dan bagian belakang, resleting metal pada kantong celana dan bagian mata kaki celana bermodel skinny jeans (Koran SINDO 8 Maret 2009)

Baca selengkapnya......

Senin, 02 Maret 2009

Turbin pesawat mati karna sinyal Handphone


Saya sedih kalau teringat terbakarnya pesawat Garuda , GA 200 pada tanggal 7 Maret 2007, pukul 07.00 pagi, jurusan Jakarta-Yogyakarta di Bandara Adisucipto. Kejadian itu sungguh menyayat hati dan perasaan.

Kemudian saya teringat beberapa bulan yang lalu terbang ke Batam, juga dengan menggunakan pesawat Garuda. Di dalam pesawat duduk disamping saya seorang warga Jerman. Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya.

Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah manager salah satu perusahaan industri, dimana dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunaka HP didalam
ruangan mesin turbin.

Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi ini akan berakibat mengganggu jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati.

Cerita ini langsung saya kaitkan dengan peristiwa diatas, kalau saya tidak salah mendengar mesin pesawat tiba-tiba mati pada saat mau mendarat. Mudah-mudahan peristiwa ini bukan akibat HP penumpang.

Semoga tulisan ini bermanfaat untuk masyarakat yang sering bepergian
dengan pesawat.

(KOMPAS)

Rakyat kita ini memang High class..
Handphonenya Mahal, Transportasi pake pesawat. Tapi bodohnya gak ketulungan. Ada yang gak tau kenapa larangan itu dibuat, ada yang tau
tapi tetap gak peduli. Orang indonesia harus selalu belajar dengan cara yang keras.

Buat yang belum tahu, kenapa Gak boleh menyalakan Handphone di pesawat, berikut penjelasannya:
Sekedar untuk informasi saja, mungkin rekan-rekan semua sudah mendengar berita mengenai kecelakaan pesawat yang baru "take-off" dari Lanud Polonia-Medan. Sampai saat ini penyebab kejadian tersebut belum diketahui dengan pasti.

Mungkin sekedar sharing saja buat kita semua yang memiliki dan menggunakan ponsel/telpon genggam atau apapun istilahnya.Ternyata menurut sumber informasi yang didapat dari ASRS (Aviation Safety
Reporting System) bahwa ponsel mempunyai kontributor yang besar terhadap keselamatan penerbangan.

Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh ponsel. Mungkin informasi dibawah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terlebih yang sering menggunakan pesawat terbang.

Contoh kasusnya antara lain:

Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja "take-off" dari bandara Zurich , Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat.

Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata,sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi.

Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang "final approach" untuk "landing" di bandara Heathrow, London.
Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD
player, dan electronic game masing-masing (The Australian post, 23-9-1998).

Seperti kita tahu di Indonesia ? Begitu roda-roda pesawat menjejak landasan,langsung saja terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan. Para "pelanggar hukum" itu seolah-olah tak mengerti, bahwa perbuatan mereka dapat mencelakai penumpang lain, disamping merupakan gangguan (nuisance)terhadap kenyamanan orang lain..

Dapat dimaklumi, mereka pada umumnya memang belum memahami tatakrama
menggunakan ponsel, disamping juga belum mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan ponsel dan alat elektronik lainnya terhadap sistem navigasi dan kemudi pesawat terbang. Untuk itulah ponsel harus dimatikan, tidak hanya di-switch agar tidak berdering selama berada di dalam pesawat.

Berikut merupakan bentuk ganguan-gangguan yang terjadi di pesawat: Arah terbang melenceng, Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator)terganggu , Gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, Gangguan sistem navigasi,Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan bakar, Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas komputer diakibatkan oleh CD & game Gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy. Semua informasi diatas bersumber dari ASRS.

Dengan melihat daftar gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel.

Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik.

Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya. (Di Jakarta saja diperkirakan ada sekitar 600 BTS yang semuanya dapat sekaligus terjangkau oleh sebuah ponsel aktif di pesawat terbang yang sedang bergerak di atas Jakarta). Sebagai mahluk modern, sebaiknya kita ingat bahwa pelanggaran hukum adalah juga pelanggaran etika. Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak tahu tata krama?

Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang.

Semoga suatu hari rakyat kita bisa sedikit lebih pintar.
(dari milist by albertus andy )

Baca selengkapnya......

Selasa, 17 Februari 2009

Tarif Ponsel RI Termurah di Asia

TARIF telepon seluler (ponsel) Indonesia pada 2008 tercatat sebagai yang termurah di Asia, yakni hanya USD0,015 per menit. "Kalau sebelumnya (pada 2005) Indonesia dalam kategori termahal di Asia setelah China, dengan tarif sebesar USD0,15 per menit, maka pada 2008 kita menjadi negara bertarif termurah dengan harga USD0,015 per menit," kata Menteri Komunikasi dan Informatika M Nuh di Jakarta kemarin.

Dia mengatakan, hal itu merupakan hasil studi yang dilakukan Deustche Bank. Terkait dengan itu, imbuh Nuh, kebijakan pemerintah terkait dengan program keterjangkauan tarif telepon seluler telah mendapat apresiasi dari lembaga tersebut.

(...,Koran SINDO 17 Februari 2009)

Baca selengkapnya......