Yang ku tatap hanya ruang kosong tanpa detak jam
Rasa letih yang kian kunanti menghinggap hingga fajar membuka cakrawala
Tanpa tanya tanpa sapa semua seperti diam tak menghampiri
Berteman sepi bercengkrama dengan sunyi
Langit yang kutatap menolak megaku
Seolah enggan membagi telanjangnya lukisan alam
Malam yang bergulir tanpa derik jangkrik pengantar mimpi
Seolah hilang sudah tempat berpijak hingga kita terbaring lelap
Disini aku seolah-olah menjadi diri sendiri
Diri sendiri yang menguasai
Diri sendiri yang merajai
Menebar jaring-jaring hingga tercipta barisan-barisan mimpi

0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan kasih komentar Anda disini !!!