Selasa, 24 Maret 2009

Orasi Mega menkritik Pemerintahan SBY


Kadang saya tertawa geli kalau melihat kelakuan elite politik di negeri kita kayak anak-anak. Coba kita lihat saja ramai-ramai di tayangan televisi pada berita dan ulasan mengenai Kampanye Politik terutama antara Kubu Megawati dengan Kubu SBY.

Pertama kali saya lihat dan sungguh sangat bisa menghibur kesunyian malam (di kompleks kami) pada saat saya melihat tayangan di MetroTv dalam acara KICK ANDY. Dimana Ibu Megawati merupakan quest star (bintang tamu) dalam acara tersebut. Dari pertanyaan-pertanyaan yang di lontarkan oleh sang pembawa acara, dimana ketika itu Andy F. Noya menanyakan sebuah pertanyaan, “Apakah Anda merasa dikhianati oleh Pak SBY yang ketika itu masih menjabat sebagai Menkopolkam”?

Dari jawaban yang diberikan oleh Ibu Mega terlihat sebuah ekspresi yang menyiratkan sebuah kebencian tersendiri terhadap Pak SBY dan kayaknya api kebencian itu telah lama berkobar. Ketika kampanye PDIP kemarin di daerah Jawa Timur Megawati pun kembali mengkritik kebijakan pemerintahan yang dipimpin oleh SBY.

Kenapa harus saling menhujat, dan yang paling parah adalah sikap mendendam. Jangan sampai negeri kita kembali ke masa dulu ketika Ken Arok membunuh Tunggul Ametung dan akhirnya kedua anak cucu dan keturunan mereka akhirnya mempunyai dendam dan nyawa harus dibayar nyawa.

Ada pepatah yang diungkapkan oleh Naquib Mahfouz, novelis asal Mesir penerima hadiah Nobel 1988 “Kamu dapat menilai apakah seseorang itu pandai dari jawabannya, sedangkan apakah seseorang itu bijaksana dari pertanyaannya

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan kasih komentar Anda disini !!!