Senin, 23 Maret 2009

Tips Memilih Produk KPR (Kredit Pemilikan Rumah)

Langkah Bank Sentral (BI) dalam memangkas suku bunga acuan (BI Rate) yang telah dilakukan beberapa pekan lalu ternyata tidak secara efektif ikut menurunkan bunga pinjaman perbankan.

Memang Indonesia harus belajar dari krisis yang terjadi sekarang ini yang dipicu oleh macetnya kredit perumahan di Amerika Serikat (AS). Apalagi perbankan memiliki prinsip 5C (character, capacity, capital, collateral, dan condition of economic) dalam penyeleksian kredit.

Berikut ada beberapa tips dalam memilih produk KPR yang saya kutip dari Koran SINDO 23 Maret 2009, antara lain:
1. Reputasi dan Kredibilitas Bank
Memilih bank berreputasibaik, kredibilitas adalah hal yang utama. Caranya, melakukan survei kecil kepada orang-orang disekitar Anda tentang bank yang mereka pilih, alasan, dan pengalaman selama menjadi nasabah. Bisa juga bertanya kepada developer.
2. Fleksibilitas Persyaratan
Semua persyaratan pengajuan KPR umumnya NPWP, slip gaji, status karyawan. Anda tetap harus menanyakan detail persyaratan dalam berbagai kondisi. Sehingga kedepannya tidak ada kesalahpahaman dengan bank.
3. Besaran Bunga
Anda harus bertanya apakah bunganya tetap (fixed) atau dinamis (float)? Calon nasabah disarankan berkonsultasi dahulu dengan ahlinya dan belajar memahami situasi pasar keuangan.
4. Jaringan Pelayanan Luas
Bank harus memiliki jaringan pelayanan yang luas sehingga mudah Anda jangkau. Pelayanannya juga mesti prima supaya transaksi dan proses KPR berlangsung cepat dan tidak berbelit.

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan kasih komentar Anda disini !!!