Saatnya masa tenang tiba, hari minggu tanggal 5 April 2009 merupakan masa terakhir bagi parpol dalam melaksanakan masa kampanyenya. Dari pantauan yang ada, dalam dua hari terakhir para tokoh parpol terlihat habis-habisan dalam memberikan orasinya kepada para simpatisan dalam kampanye.
Tentu ada yang menarik dalam masa kampaye tersebut. Beberapa tokoh parpol dan ketua umum dari parpol bahkan semakin kreatif dan dapat menjadi “penghibur” tersendiri bagi para simpatisan. Ada yang mengajak simpatisan untuk berdialog bersama, ada yang membagikan nasi bungkus, dan tak sedikit pula yang mendatangkan penyanyi-penyanyi dangdut sebagai penyemangat dan pengobat kejenuhan dari “janji-janji” yang telah diobral.
Setidaknya itulah beberapa cara partai politik dalam “menjual diri”. Bahkan intensitas iklan beberapa partai politik juga semakin gencar dilaksanakan di media cetak dan elektronik bahkan durasinya pun lumayan lama. Kalau saya perhatikan dalam media cetak seperti koran harian, partai politik bahkan sekarang menyewa satu halaman penuh sebagai kolom iklannya. Saya bahkan agak kecewa karena berita dan informasi yang seharusnya menjadi bagian dari isi harus dikurangi, dan ternyata tidak hanya satu parpol saja bahkan dalam halaman lain juga ada parpol lain yang memakai satu halaman penuh.

0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan kasih komentar Anda disini !!!